NEWS

Bawa Lari Anak di Karang Anyar, Wanita Diduga ODGJ Diamankan Polisi

Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktabat Utara saat menyerahkan terduga pelaku penculikan anak ke Dinas Sosial Banjarbaru, Kamis (13/8/2026). (Foto: Polsek Banjarbaru Utara).
Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktabat Utara saat menyerahkan terduga pelaku penculikan anak ke Dinas Sosial Banjarbaru, Kamis (13/8/2026). (Foto: Polsek Banjarbaru Utara).
BAKAWAL, Banjarbaru - Warga kawasan Karang Anyar, Banjarbaru, digegerkan dengan aksi seorang wanita yang membawa beberapa anak di bawah umur tanpa izin, Rabu (13/8) sore.

Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu Magrib. Sejumlah orang tua sempat panik setelah mengetahui anak mereka dibawa pergi oleh wanita yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Salah satu ibu korban, Devi Farah, mengatakan saat kejadian anaknya sedang berada di rumah neneknya lantaran dirinya tengah mengalami kecelakaan.

Anaknya kemudian bermain bersama sepupunya di sebuah ruko yang berada di depan kompleks bersama sejumlah anak lainnya.

"Anak saya dan anak sepupu sedang bermain. Tiba-tiba ketemu perempuan itu, lalu anak-anak dibawanya pergi. Saya benar-benar lemas saat tahu anak saya hilang," ujar Devi.

Mendapat laporan tersebut, warga bersama jajaran Polsek Banjarbaru Utara langsung melakukan pencarian dan pengamanan. Wanita tersebut bersama anak-anak kemudian diamankan ke Mapolsek Banjarbaru Utara.

Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan anak-anak sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

"Alhamdulillah sudah berhasil kita atur dan tangani. Solusinya, yang bersangkutan langsung kita serahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) agar nantinya bisa dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum," kata Yuwono, Kamis (13/8) siang.

Dari pemeriksaan awal, wanita tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan. Polisi juga tidak menemukan indikasi adanya motif lain yang membahayakan dalam kejadian tersebut.

Meski demikian, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak ketika bermain di luar rumah.

"Kami mengimbau masyarakat dan orang tua agar betul-betul menjaga anaknya. Baik saat di rumah, di sekolah, maupun saat bermain di luar. Jangan sampai lengah atau dipengaruhi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Saat ini, anak-anak yang sempat dibawa telah dikembalikan kepada keluarganya dalam kondisi selamat. Sementara wanita tersebut diserahkan kepada Dinsos untuk mendapatkan pendampingan dan proses rujukan medis lebih lanjut ke RSJ Sambang Lihum.