NEWS

Begal Payudara Kembali Beraksi di Martapura, Perempuan dan Santriwati Makin Waswas

Ilustrasi begal payudara. (Foto: AI/BAKAWAL Online).
Ilustrasi begal payudara. (Foto: AI/BAKAWAL Online).
BAKAWAL, MARTAPURA – Aksi dugaan begal payudara kembali terjadi di Kabupaten Banjar. Kali ini, seorang perempuan disebut menjadi korban saat melintas di kawasan Cindai Alus–Sungai Sipai, Kamis (6/8/2026) pagi.

Informasi kejadian tersebut beredar di media sosial dan menyebut lokasi kejadian berada di simpang tiga turunan Ayong, tepatnya di sekitar Angkringan Pak Ji.

Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak keluarga korban melalui media sosial, pelaku disebut merupakan seorang pria berbadan tinggi dan berisi yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam.

“Korban kena begal di simpang tiga turunan Ayong sebelah Angkringan Pak Ji. Pelakunya memakai NMAX hitam, ciri-cirinya berbadan tinggi berisi. Plat nomornya tidak sempat terlihat karena korban sudah sangat panik,” demikian informasi yang beredar.

Kabar tersebut kembali membuat perempuan, termasuk santriwati yang kerap melintasi jalur Cindai Alus–Sungai Sipai, merasa khawatir.

Terlebih, sebelumnya juga muncul dugaan aksi serupa yang menimpa seorang santriwati di kawasan Sungai Sipai.

Salah seorang santriwati mengaku kini semakin waswas bepergian seorang diri, terutama pada pagi hari.

“Kira sudah aman dan tidak ada lagi kejadian, ternyata ada lagi korban baru. Sekarang benar-benar takut dan waswas kalau harus bepergian atau keluar rumah sendirian,” ujarnya.

Warga berharap kepolisian segera mengungkap pelaku dan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Patroli serta pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur tersebut juga dinilai penting untuk membantu mengungkap identitas pelaku.

Sementara itu, Kepala UPTD PPA Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Merilu Ripner, mengaku terkejut setelah mendapat informasi mengenai dugaan kejadian tersebut.

“Kami kaget mendengar kabar ini. Informasi ini akan segera kami tindak lanjuti untuk koordinasi serta langkah pendampingan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026) petang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait dugaan aksi begal payudara tersebut. Baik Polsek Martapura maupun Polres Banjar belum memberikan tanggapan mengenai informasi yang beredar.