NEWS

Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan, Sasar Relawan Karhutla

Penyerahan bantuan Wali Kota Banjarbaru diwakili Banjarbaru Rescue 698 kepada 30 regu relawan di Banjarbaru, Rabu (27/8/2026). (Foto: BAKAWAL/Online).
Penyerahan bantuan Wali Kota Banjarbaru diwakili Banjarbaru Rescue 698 kepada 30 regu relawan di Banjarbaru, Rabu (27/8/2026). (Foto: BAKAWAL/Online).
BAKAWAL, Banjarbaru - Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby memberikan bantuan operasional hingga kelengkapan sarana prasarana (sarpras) bagi relawan yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu (26/8/2026) malam.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Banjarbaru Rescue (Bares) 698 kepada 30 rescue yang berada di bawah binaan Banjarbaru Rescue.

Ketua Umum Banjarbaru Rescue, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya mengatakan, sejumlah bantuan diberikan untuk menunjang operasional relawan di lapangan, termasuk masker.

"Kedepannya mungkin akan dibantu alat pelindung diri (APD)," kata Rudi.

Menurutnya, idealnya setiap rescue mendapatkan tiga APD. Hal ini diperlukan lantaran proses pemadaman karhutla kerap berlangsung dalam waktu lama sehingga personel harus bergantian.

"Karena pada saat insiden sekarang ini bukan hanya satu atau satu jam setengah sudah selesai, kadang mereka dari pagi sampai malam. Itulah mereka berganti personel, otomatis tidak mungkin pakai APD yang lama dipakai lagi," paparnya.

Rudi mengungkapkan, kondisi karhutla belakangan ini cukup menguras tenaga para relawan. Bahkan, ada relawan yang mengalami sesak napas hingga luka bakar saat melakukan pemadaman.

Selain kebutuhan APD, relawan juga menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama keterbatasan titik air dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional pemadaman.

"Itu yang menjadi kendala kita saat ini. Harapannya dengan adanya bantuan ini menjadi penyemangat bagi kawan-kawan relawan," bebernya.

Terpisah, relawan BPK Barokah Syamsudin Noor, Maksudi mengapresiasi bantuan operasional yang diberikan Wali Kota Banjarbaru. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu relawan dalam penanganan karhutla.

"Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Ibu Wali Kota yang sudah membantu rekan-rekan yang tergabung dalam Banjarbaru Rescue. Ini termasuk support untuk keperluan BBM penanganan karhutla," ujarnya.

Maksudi mengatakan, BBM, APD dan ketersediaan titik air menjadi tiga kebutuhan utama relawan selama melakukan pemadaman.

"Yang jelas kendala teman-teman di lapangan, pertama BBM, kedua APD, kemudian titik air. Rekan-rekan sangat kesulitan untuk titik air, walaupun sering disuplai oleh teman-teman relawan lain," katanya.

Keterbatasan BBM bahkan beberapa kali membuat relawan kehabisan bahan bakar saat proses pemadaman berlangsung. Kondisi tersebut selama ini diatasi melalui koordinasi dan saling membantu antar relawan.

"Itu sudah sering. Makanya kendala kita di lapangan otomatis BBM. Dengan bantuan teman-teman Banjarbaru Rescue, akhirnya satu sama lain saling menutupi kekurangan," pungkas Maksudi.