NEWS
KADIN Kalsel Dorong Kalimantan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional
BAKAWAL, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Selatan mengapresiasi komitmen Presiden RI Prabowo Subianto yang akan menggelar dialog rutin bersama KADIN Indonesia setiap tiga bulan sekali. Forum tersebut dinilai menjadi ruang strategis untuk menyampaikan berbagai aspirasi dunia usaha, termasuk dari daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menerima jajaran pengurus KADIN Indonesia, KADIN Provinsi se-Indonesia, dan asosiasi dunia usaha di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7). Pertemuan membahas berbagai isu strategis, mulai dari investasi, perdagangan, kecerdasan artifisial (AI), ketahanan pangan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan ekspor nasional.
KADIN Kalimantan Selatan diwakili Wakil Ketua Umum Bidang Vokasi dan Sertifikasi Dr. Agus Pebrianto, S.E., M.Si., serta Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Dr. Muhamad Pazri, S.H., M.H. Keduanya hadir mewakili Ketua Umum KADIN Kalimantan Selatan Hj. Shinta Laksmi Dewi, S.E.
Dalam forum tersebut, KADIN Kalimantan Selatan bersama KADIN se-Kalimantan menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada pemerintah. Salah satunya mendorong dukungan terhadap penyelenggaraan Borneo Connecting Forum sebagai agenda strategis nasional untuk memperkuat investasi, perdagangan, dan kerja sama ekonomi kawasan BIMP-EAGA dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain itu, KADIN Kalsel juga meminta percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Kalimantan, mulai dari peningkatan keandalan pasokan listrik, pembangunan jalan dan pelabuhan, hingga penguatan sistem logistik agar mampu meningkatkan daya saing dunia usaha.
Usulan lainnya berkaitan dengan percepatan Program 3 Juta Rumah. KADIN menilai masih terdapat sejumlah kendala, seperti status Lahan Baku Sawah (LBS), harga rumah subsidi yang belum menyesuaikan biaya pembangunan, proses perizinan, infrastruktur pendukung, hingga akses pembiayaan bagi pengembang.
Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM KADIN Kalimantan Selatan, Dr. Muhamad Pazri, mengatakan komunikasi yang intensif antara pemerintah dan dunia usaha menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kami mengapresiasi komitmen Bapak Presiden yang membuka ruang dialog secara berkala dengan KADIN. Dunia usaha membutuhkan kepastian kebijakan, pembangunan infrastruktur yang merata, dan iklim investasi yang kondusif. Kalimantan memiliki potensi besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional apabila didukung kebijakan yang tepat dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Kalimantan Selatan Hj. Shinta Laksmi Dewi menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Prabowo membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan dunia usaha, meski dirinya tidak dapat menghadiri pertemuan secara langsung.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas komitmennya membangun komunikasi yang intensif dengan dunia usaha. Pertemuan berkala ini merupakan langkah strategis untuk memastikan aspirasi pelaku usaha di daerah menjadi bagian dari perumusan kebijakan nasional," katanya.
Shinta menegaskan KADIN Kalimantan Selatan siap mendukung seluruh program prioritas pemerintah melalui penguatan investasi, pemberdayaan UMKM, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan daya saing Kalimantan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Melalui forum tersebut, KADIN Kalimantan Selatan berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha semakin kuat sehingga berbagai aspirasi dari daerah dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Pulau Kalimantan.
Editor:
TIM REDAKSI
TIM REDAKSI