NEWS

Asrama Santri Ponpes Nurul Iman Ma’had Ba’abud Banjarbaru Terbakar, Empat Kamar Hangus

Nampak depan kondisi asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman Ma’had Ba’abud di Jalan RO Ulin Gang Amanah, Loktabat Selatan usai dilalap si Jago Merah, Rabu (3/6/2026).
Nampak depan kondisi asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman Ma’had Ba’abud di Jalan RO Ulin Gang Amanah, Loktabat Selatan usai dilalap si Jago Merah, Rabu (3/6/2026).
Banjarbaru, BAKAWAL - Kebakaran melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman Ma’had Ba’abud di Jalan RO Ulin Gang Amanah, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (3/6/2026) malam. Peristiwa itu menghanguskan empat kamar asrama santri yang berada di lantai dua bangunan.

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan dari Banjarbaru hingga Martapura bergerak cepat memadamkan api. Proses pemadaman juga dibantu para santri di lokasi.

Personel Damkar Pemko Banjarbaru, Ade, mengatakan proses pemadaman berlangsung tanpa kendala berarti, meski sumber air di lokasi cukup sulit dijangkau.

“Titk air memang termasuk sulit, tetapi banyak bantuan dari relawan pemadam,” ujar Ade di lokasi kejadian.

Menurut dia, titik api berada di lantai dua bangunan asrama. Namun, kobaran api masih dapat dijangkau petugas sehingga proses pemadaman berjalan lebih cepat.

“Ada empat kamar yang terbakar di lantai dua, kondisinya habis terbakar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren sekaligus pengajar, Muhammad Zidan, memastikan seluruh santri dalam kondisi selamat. Saat kebakaran terjadi, para santri diketahui sedang mengikuti kegiatan di musala pondok pesantren.

“Awalnya terlihat kepulan asap, lalu kami semua kaget. Kami melarang santri naik ke atas dan menunggu petugas pemadam datang,” kata Zidan.

Ia menduga kebakaran dipicu kabel listrik yang putus. Dugaan itu muncul setelah terdengar suara letupan dari kamar di lantai atas sebelum api membesar.

Salah seorang orang tua santri, Maskur, mengaku sengaja datang dari rumahnya di kawasan Cempaka Sari untuk memastikan kondisi anaknya usai menerima kabar kebakaran.

“Saya datang untuk memastikan kondisi anak,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, empat kamar santri di lantai dua hangus terbakar. Para santri sementara diarahkan mengungsi ke musala pondok pesantren.